Senin, 18 Januari 2016

kentut itu sehat

Buang angin atau kentut itu sehat-Dengan alasan etika membicarakan hal yang satu ini memang masih menjadi hal yang tabu dalam masyarakat, sama halnya saat membicarakan seks. Walaupun tabu, keduanya merupakan nikmat anugerah Yang Kuasa yang luarbasa dan patut disyukuri.Kalau ingin buang angin jangan ditahan demi kesehatan, namun  caranya sesuaikan dengan etika yang berlaku.Mau nikmat berhubungan seksual, juga jangan ditahan karena ini juga menyehatkan, namun nikah dulu ya?...
Buang angin atau kentut adalah proses alamiah yang ada manfaatnya bagi kesehatan, dan dari sudut pandang ilmiah sangat penting untuk menjadi pemahaman kita bersama.


Apa penyebab orang kentut?,,,,

Buang angin merupakan proses alami yang terjadi akibat penumpukan gas berlebihan dalam tubuh kita. Gas tersebut berasal dari beberapa sumber, seperti udara yang kita hirup, reaksi dari proses kimia dalam usus, dan dari bakteri yang hidup dalam usus.
Bagaimana Tubuh Memproduksi Gas?
Gas yang keluar saat buang angin terdiri dari berbagai kandungan yang bervariasi. Sebagian berasal dari udara yang kita hirup (oksigen), yang diserap tubuh sebelum masuk ke dalam usus. Pada saat udara tersebut masuk ke usus besar maka yang tersisa adalah nitrogen.
Kentut itu sehat
Reaksi kimia yang terjadi antara asam di lambung dan cairan di usus akan menghasilkan karbondioksida, yang juga merupakan produk dari bakteri yang hidup dalam usus. Selain menghasilkan karbondioksida, bakteri juga menghasilkan hidrogen dan metana.

Namun berapa besar jumlah gas yang kita keluarkan juga dipengaruhi beberapa faktor lain seperti apa yang kita makan, berapa banyak udara yang kita hirup, dan jenis bakteri apa yang hidup dalam usus kita.
Apakah Menahan Buang Angin dapat Menyebabkan Penyakit?
Seseorang yang menahan untuk buang angin akan merasakan beberapa keluhan yang tidak nyaman akibat pengingkatan gas dalam tubuh dan pelebaran usus yang menjadi tidak normal. Buang angin yang ditahan dapat menyebabkan seseorang sulit untuk buang air besar.

Selain itu, tertahannya gas di dalam usus akan menyebabkan tekanan di rongga usus. Bahkan tekanan ini akan lebih tinggi daripada tekanan parsial di dalam darah. Akibatnya, gas tersebut akan masuk ke dalam pembuluh darah yang berada di dinding usus, kemudian beredar ke seluruh tubuh.

Dari sudut pandang medis, buang angin menunjukkan adanya aktivitas usus yang baik. Seseorang yang baru menjalani operasi, khususnya operasi yang berhubungan denga organ di dalam perut, perlu menunggu hingga orang yang bersangkutan bisa buang angin sebelum dirinya diperbolehkan untuk makan dan minum. Dalam dunia kedokteran, buang angin bisa menjadi petunjuk bahwa fungsi usus dan organ pencernaan pasien telah berfungsi normal pasca operasi.
Seberapa sering Kita harus Buang Angin?
750 ml gas perhari atau sekitar 14 kali aktivitas buang angin adalah jumlah rata-rata normal yang terjadi pada setiap orang. Jika kurang atau lebih dari jumlah tersebut bisa jadi Anda mengalami masalah pada gastrointestinal (organ pencernaan).

Mengingat proses pembuangan gas dari dalam tubuh merupakan proses alami yang tidak dapat dicegah, maka yang perlu menjadi perhatian adalah pada etika dalam mengeluarkan gas dari tubuh kita. Buang angin itu penting tapi sebaiknya keluarkan di tempat yang layak dan tidak mengganggu orang di sekitar Anda.(sumber: id.she.yahoocom)


fakta unik seputar kesehatan

Menjaga kesehatan atau mengobati penyakit tidak melulu harus mengonsumsi vitamin dan obat-obatan. Seperti yang dikutip dari Menshealth. Berikut 7 Tips Aneh untuk Jaga Kesehatan, yaitu :

1. Setelah menganalisa lebih dari 51 kamar mandi umum, para ahli menemukan bahwa toilet pertama atau toilet yang berada paling dekat dengan pintu masuk kamar mandi adalah toilet yang memiliki tingkat bakteri paling rendah. Hal ini dikarenakan orang cenderung memilih toilet yang paling ujung untuk privasi mereka. Mulai sekarang, pilihlah toilet yang dekat dengan pintu masuk karena jauh lebih bersih.

2. Jika Anda termasuk pengidap claustrophobic atau fobia terhadap ruangan sempit, pergilan ke supermarket atau pasar buah terdekat. Mengendus apel hijau dapat bantu meringankan sesak nafas dan rasa panik.

3. Kurangi pemakaian sabun antibakteri. American Medical Association (AMA) mengkalim bahwa sabun antibakteri tidak memiliki bukti ilmiah bahwa sabun tersebut lebih kuat melawan bakteri ketimbang sabun biasa. Bahkan AMA mengatakan bahwa sabun ini bisa membuat kuman dan bakteri menjadi lebih kuat dan tahan terhadap pembunuh kuman. Lagipula, hampir lebih dari 50 persen sabun yang dijual sudah mengandung antimikroba di dalamnya.

4. Sering merasa sakit punggung setelah menyetir terlalu lama? Hal ini mungkin disebabkan oleh posisi tulang punggung yang salah saat menyetir.Coba tips ini, anggap ada seseorang yang menuangkan air es pada punggung Anda. Bahu mundur dan punggung yang tegak merupakan posisi menyetir yang paling benar.

5. Ketika Anda mendapatkan luka tergores akibat irisan pisau, segera bersihkan luka tersebut dibawah air yang mengalir. Jangan lupa kenakan sabun, jika sebelumnya Anda memegang daging mentah. Kemudian taburi luka dengan lada hitam. Dalam beberapa waktu, pendarahan akan berhenti. Ini karena lada hitam memiliki kandungan analgesik, antibakteri dan antiseptik.

6. Jika pasangan Anda memiliki kumis dan mengidap alergi, sarankan padanya untuk mencuci kumis dua kali sehari dengan sabun cair. Sebuah studi menemukan, orang yang melakukan hal ini cenderung lebih sedikit menggunakan antihistamin dan dekongestan. Alasannya, membersihkan kumis dapat mencegah serbuk sari menempel pada kumis.

7. Ingin menurunkan risiko terkena serangan jantung dan stroke? Peliharalah binatang. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa membelai binatang peliharaan seperti anjing, dapat menjaga tekanan darah tetap terkontrol walaupun sedang stres.